Welcome in My Blog

Welcome in My Blog

Kamis, 27 Juni 2013

DOA SETELAH SHOLAT DHUHA

Adapun doa setelah sholat dhuha seperti yang dicontohkan Rosulullah adalah sebagai berikut:
Doa dan Keutamaan Shalat Dhuha
Allahumma innadh dhuha-a dhuha-uka, wal bahaa-a bahaa-uka, wal jamaala jamaaluka, wal quwwata quwwatuka, wal qudrata qudratuka, wal ishmata ishmatuka. allahuma inkaana rizqi fis samma-i fa anzilhu, wa inkaana fil ardhi fa-akhrijhu, wa inkaana mu’asaran fayassirhu, wainkaana haraaman fathahhirhu, wa inkaana ba’idan fa qaribhu, bihaqqiduhaa-ika wa bahaaika, wa jamaalika wa quwwatika wa qudratika, aatini maa ataita ‘ibaadakash shalihin.

Artinya:

“Wahai Tuhanku, sesungguhnya waktu dhuha adalah waktu dhuha-Mu, keagungan adalah keagunan-Mu, keindahan adalah keindahan-Mu, kekuatan adalah kekuatan-Mu, penjagaan adalah penjagaan-Mu, Wahai Tuhanku, apabila rezekiku berada di atas langit maka turunkanlah, apabila berada di dalam bumi maka keluarkanlah, apabila sukar mudahkanlah, apabila haram sucikanlah, apabila jauh dekatkanlah dengan kebenaran dhuha-Mu, kekuasaan-Mu (Wahai Tuhanku), datangkanlah padaku apa yang Engkau datangkan kepada hamba-hambaMu yang soleh”.

KHASIAT DHUHA,doa sholat dhuha,doa shalat dhuha,doa dhuha,kisah sholat dhuha,doa solat hajat 2 rakaat,doa setelah dhuha,shalat dhuha bangun istana disurga,doa-doa shalat dhuha,doa shalat duha,gambar solat duha,Adapun doa setelah sholat dhuha seperti yang dicontohkan Rasulullah adalah sebagai berikut Allahumma innadh dhuha-a dhuha-uka wal bahaa-a bahaa-uka wal jamaala jamaaluka wal quwwata quwwatuka wal qudrata qudratuka wal ishmata ishmatuka allahuma inkaana ri,doa di waktu dhuha,www manfaat doa dhuha

KEUTAMAAN, MANFAAT DAN RAHASIA SHOLAT DHUHA

6 Keutamaan Sholat Dhuha
Sebelum kita membaca Artikel tentang 6 Keutamaan Sholat Dhuha mari kita membaca Bismillahirrahmanirrahim ...

Hadits Rasulullah Muhammad saw yang menceritakan tentang keutamaan shalat Dhuha, di antaranya:

1. Sedekah bagi seluruh persendian tubuh manusia

Dari Abu Dzar al-Ghifari ra, ia berkata bahwa Nabi Muahammad saw bersabda:

“Di setiap sendiri seorang dari kamu terdapat sedekah, setiap tasbih (ucapan subhanallah) adalah sedekah, setiap tahmid (ucapan alhamdulillah) adalah sedekah, setiap tahlil (ucapan lailahaillallah) adalah sedekah, setiap takbir adalah sedekah, menyuruh kepada kebaikan adalah sedekah, mencegah dari kemungkaran adalah sedekah. Dan dua rakaat Dhuha diberi pahala” (HR Muslim).

2. Ghanimah (keuntungan) yang besar

Dari Abdullah bin `Amr bin `Ash radhiyallahu `anhuma, ia berkata:

Rasulullah saw mengirim sebuah pasukan perang.
Nabi saw berkata: “Perolehlah keuntungan (ghanimah) dan cepatlah kembali!”.

Mereka akhirnya saling berbicara tentang dekatnya tujuan (tempat) perang dan banyaknya ghanimah (keuntungan) yang akan diperoleh dan cepat kembali (karena dekat jaraknya).

Lalu Rasulullah saw berkata; “Maukah kalian aku tunjukkan kepada tujuan paling dekat dari mereka (musuh yang akan diperangi), paling banyak ghanimah (keuntungan) nya dan cepat kembalinya?”

Mereka menjawab; “Ya!

Rasul saw berkata lagi:
“Barangsiapa yang berwudhu’, kemudian masuk ke dalam masjid untuk melakukan shalat Dhuha, dia lah yang paling dekat tujuanannya (tempat perangnya), lebih banyak ghanimahnya dan lebih cepat kembalinya.” (Shahih al-Targhib: 666)

3. Sebuah rumah di surga

Bagi yang rajin mengerjakan shalat Dhuha, maka ia akan dibangunkan sebuah rumah di dalam surga. Hal ini dijelaskan dalam sebuah hadits Nabi Muahammad saw:

“Barangsiapa yang shalat Dhuha sebanyak empat rakaat dan empat rakaat sebelumnya, maka ia akan dibangunkan sebuah rumah di surga.” (Shahih al-Jami`: 634)

4. Memperoleh ganjaran di sore hari

Dari Abu Darda’ ra, ia berkata bahwa Rasulullah saw berkata:

Allah ta`ala berkata: “Wahai anak Adam, shalatlah untuk-Ku empat rakaat dari awal hari, maka Aku akan mencukupi kebutuhanmu (ganjaran) pada sore harinya” (Shahih al-Jami: 4339).

Dalam sebuah riwayat juga disebutkan: “Innallaa `azza wa jalla yaqulu: Yabna adama akfnini awwala al-nahar bi’arba`i raka`at ukfika bihinna akhira yaumika”

(Sesungguhnya Allah `Azza Wa Jalla berkata: “Wahai anak Adam, cukuplah bagi-Ku empat rakaat di awal hari, maka aku akan mencukupimu di sore harimu”).

5. Pahala Umrah

Dari Abu Umamah ra bahwa Rasulullah saw bersabda:

“Barang siapa yang keluar dari rumahnya dalam keadaan bersuci untuk melaksanakan shalat wajib, maka pahalanya seperti seorang yang melaksanakan haji. Barang siapa yang keluar untuk melaksanakan shalat Dhuha, maka pahalanya seperti orang yang melaksanakan `umrah…” (Shahih al-Targhib: 673).

Dalam sebuah hadits yang lain disebutkan bahwa Nabi saw bersabda:

“Barang siapa yang mengerjakan shalat fajar (shubuh) berjamaah, kemudian ia (setelah usai) duduk mengingat Allah hingga terbit matahari, lalu ia shalat dua rakaat (Dhuha), ia mendapatkan pahala seperti pahala haji dan umrah; sempurna, sempurna, sempurna..” (Shahih al-Jami`: 6346).

6. Ampunan Dosa

“Siapa pun yang melaksanakan shalat dhuha dengan langgeng, akan diampuni dosanya oleh Allah, sekalipun dosa itu sebanyak buih di lautan.” (HR Tirmidzi)


Sekian Artikel tentang 6 Keutamaan Sholat Dhuha , semoga bermanfaat bagi kita semua , Amin

MASIH DI LANJUT DI BAWAHNYA INI,,

KEUTAMAAN ,MANFAAT DAN RAHASIANYA,

Dari Abu Dzar, dari Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam, beliau bersabda: “Pada pagi hari setiap tulang (persendian) dari kalian akan dihitung sebagai sedekah. Maka setiap tasbih adalah sedekah, setiap tahmid adalah sedekah, setiap tahlil adalah sedekah, setiap takbir adalah sedekah, memerintahkan kebaikan (amar ma’ruf) dan melarang dari berbuat munkar (nahi munkar) adalah sedekah. Semua itu cukup dengan dua rakaat yang dilaksanakan di waktu Dhuha.”
[HR. Muslim, Abu Dawud dan riwayat Bukhari dari Abu Hurairah]

Dari Abu Hurairah, ia berkata: “Kekasihku Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam telah berwasiat kepadaku tiga perkara: [1] puasa tiga hari setiap bulan, [2] dua rakaat shalat Dhuha dan [3] melaksanakan shalat witir sebelum tidur.”
[HR. Bukhari, Muslim, Turmuzi, Abu Dawud, Nasa’i, Ahmad dan Ad-Darami]

Dari Abud Darda, ia berkata: “Kekasihku telah berwasiat kepadaku tiga hal. Hendaklah saya tidak pernah meninggalkan ketiga hal itu selama saya masih hidup: [1] menunaikan puasa selama tiga hari pada setiap bulan, [2] mengerjakan shalat Dhuha, dan [3] tidak tidur sebelum menunaikan shalat Witir.”
[HR. Muslim, Abu Dawud, Turmuzi dan Nasa’i]

Dari Anas [bin Malik], bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Barangsiapa mengerjakan shalat Dhuha sebanyak 12 (dua belas) rakaat, maka ALLAH akan membangunkan untuknya istana di syurga”.
[HR. Turmuzi dan Ibnu Majah, hadis hasan]

Dari Abu Said [Al-Khudry], ia berkata: Adalah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam mengerjakan shalat Dhuha, sehingga kami mengira bahwa beliau tidak pernah meninggalkannya. Dan jika beliau meninggalkannya, kami mengira seakan-akan beliau tidak pernah mengerjakannya”.
[HR. Turmuzi, hadis hasan]

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Shalat Dhuha itu dapat mendatangkan rejeki dan menolak kefakiran. Dan tidak ada yang akan memelihara shalat Dhuha melainkan orang-orang yang bertaubat.”
[HR. Turmuzi dan Ibnu Majah, hadis hasan]

Anjuran Shalat Dhuha

Dari Aisyah, ia berkata: “Saya tidak pernah sama sekali melihat Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menunaikan shalat Dhuha, sedangkan saya sendiri mengerjakannya. Sesungguhnya Rasulullah SAW pasti akan meninggalkan sebuah perbuatan meskipun beliau menyukai untuk mengerjakannya. Beliau berbuat seperti itu karena khawatir jikalau orang-orang ikut mengerjakan amalan itu sehingga mereka menganggapnya sebagai ibadah yang hukumnya wajib (fardhu).”
[HR. Bukhari, Muslim, Abu Dawud, Ahmad, Malik dan Ad-Darami] ditulis di blog fadlie.web.id
Dalam Syarah An-Nawawi disebutkan:
Aisyah berkata seperti itu karena dia tidak setiap saat bersama Rasulullah. Pada saat itu Rasulullah memiliki istri sebanyak 9 (sembilan) orang. Jadi Aisyah harus menunggu selama 8 hari sebelum gilirannya tiba. Dalam masa 8 hari itu, tidak selamanya Aisyah mengetahui apa-apa yang dilakukan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam di rumah istri beliau yang lain.


Waktu Afdol untuk Shalat Dhuha

Dari Zaid bin Arqam, bahwa ia melihat orang-orang mengerjakan shalat Dhuha [pada waktu yang belum begitu siang], maka ia berkata: “Ingatlah, sesungguhnya mereka telah mengetahui bahwa shalat Dhuha pada selain saat-saat seperti itu adalah lebih utama, karena sesungguhnya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Shalatnya orang-orang yang kembali kepada ALLAH adalah pada waktu anak-anak onta sudah bangun dari pembaringannya karena tersengat panasnya matahari”.
[HR. Muslim]
Penjelasan:
Anak-anak onta sudah bangun karena panas matahari itu diqiyaskan dengan pagi hari jam 08:00 AM, adapun sebelum jam itu dianggap belum ada matahari yang sinarnya dapat membangunkan anak onta.
Jadi dari rincian penjelasan diatas dapat disimpulkan waktu yg paling afdol untuk melaksanakan dhuha adalah Antara jam 08:00 AM ~ 11:00 PM


Jumlah Rakaat Shalat Dhuha
>> 4 RAKAAT
Dari Mu’dzah, bahwa ia bertanya kepada Aisyah: “Berapa jumlah rakaat Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam ketika menunaikan shalat Dhuha?”
Aisyah menjawab: “Empat rakaat dan beliau menambah bilangan rakaatnya sebanyak yang beliau suka.”
[HR. Muslim dan Ibnu Majah]


>> 12 RAKAAT
Dari Anas [bin Malik], bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Barangsiapa mengerjakan shalat Dhuha sebanyak 12 (dua belas) rakaat, maka ALLAH akan membangunkan untuknya istana di syurga”.
[HR. Turmuzi dan Ibnu Majah, hadis hasan]

>> 8 RAKAAT
Dari Ummu Hani binti Abu Thalib, ia berkata: “Saya berjunjung kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam pada tahun Fathu (Penaklukan) Makkah. Saya menemukan beliau sedang mandi dengan ditutupi sehelai busana oleh Fathimah putri beliau”.
Ummu Hani berkata: “Maka kemudian aku mengucapkan salam”. Rasulullah pun bersabda: “Siapakah itu?” Saya menjawab: “Ummu Hani binti Abu Thalib”. Rasulullah SAW bersabda: “Selamat datang wahai Ummu Hani”.
Sesudah mandi beliau menunaikan shalat sebanyak 8 (delapan) rakaat dengan berselimut satu potong baju. Sesudah shalat saya (Ummu Hani) berkata: “Wahai Rasulullah, putra ibu Ali bin Abi Thalib menyangka bahwa dia boleh membunuh seorang laki-laki yang telah aku lindungi, yakni fulan Ibnu Hubairah”.
Maka Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “sesungguhnya kami juga melindungi orang yang kamu lindungi, wahai Ummu Hani”.
Ummu Hani juga berkata: “Hal itu (Rasulullah shalat) terjadi pada waktu Dhuha.”
[HR. Muslim]


Tata Cara Shalat Dhuha
Berniat untuk melaksanakan shalat sunat Dhuha setiap 2 rakaat 1 salam. Seperti biasa bahwa niat itu tidak harus dilafazkan, karena niat sudah dianggap cukup meski hanya di dalam hati.
Membaca surah Al-Fatihah
Membaca surah Asy-Syamsu (QS:91) pada rakaat pertama, atau cukup dengan membaca Qulya (QS:109) jika tidak hafal surah Asy-Syamsu itu.
Membaca surah Adh-Dhuha (QS:93) pada rakaat kedua, atau cukup dengan membaca Qulhu (QS:112) jika tidak hafal surah Adh-Dhuha.
Rukuk, iktidal, sujud, duduk dua sujud, tasyahud dan salam adalah sama sebagaimana tata cara pelaksanaan shalat fardhu.
Menutup shalat Dhuha dengan berdoa. Inipun bukan sesuatu yang wajib, hanya saja berdoa adalah kebiasaan yang sangat baik dan dianjurkan sebagai tanda penghambaan kita kepada ALLAH.
catatan :
>> Sebagaimana shalat sunat lainnya, Dhuha dikerjakan dengan 2 rakaat 2 rakaat, artinya pada setiap 2 rakaat harus diakhiri dengan 1 kali salam.
>> Adapun surah-surah yang dibaca itu tidak ada hadis yang mengaturnya melainkan sekedar ijtihad belaka, kecuali membaca Qulya dan Qulhu adalah sunnah Rasulullah, tetapi bukan untuk shalat Dhuha, melainkan shalat Fajr. Kita tidak dibatasi membaca surah yang manapun yang kita sukai, karena semua Al-Qur’an adalah kebaikan.
>> Doa pun tidak dibatasi, kita boleh berdoa apa saja asalkan bukan doa untuk keburukan.
>> Doa yang terkenal dalam mazhab Syafi’i ada pada slide selanjutnya. Selain doa itu kita boleh membaca doa yang kita sukai. Namun karena ada aturan mazhab, maka hendaklah kita jangan melupakan agar memulai doa itu dengan menyebut nama ALLAH, memuji syukur kepada-NYA dan kemudian bershalawat kepada Nabi Muhammad SAW.
Do’a Sesudah Shalat Dhuha

ALLAAHUMMA INNADH-DHUHAA ‘ADHUHAA ‘UKA – WAL BAHAA ‘ABAHAA ‘UKA – WAL JAMAALA JAMAALUKA – WAL QUWWATA QUWWATUKA – WAL QUDRATA QUDRATUKA – WAL ‘ISHMATA ‘ISHMATUKA.
ALLAAHUMMA IN KAANA RIZQII FIS-SAMAA ‘I FA ANZILHU – WA IN KAANA FIL ARDI FA AKHRIJHU – WA IN KAANA MU’ASSARAN FA YASSIRHU – WA IN KAANA HARAAMAN FATHAHHIRHU – WA IN KAANA BA’IIDAN FA QARRIBHU, BIHAQQI DHUHAA ‘IKA, WA BAHAA ‘IKA, WA JAMAALIKA, WA QUWWATIKA, WA QUDRATIKA.
AATINII MAA ‘ATAITA ‘IBAADAKASH-SHAALIHIIN.
Artinya:
“Wahai ALLAH, bahwasanya waktu Dhuha itu waktu Dhuha-MU – dan kecantikan adalah kecantikan-MU – dan keindahan adalah keindahan-MU – dan kekuatan adalah kekuatan-MU – dan kekuasaan adalah kekuasaan-MU – dan perlindungan itu adalah perlindungan-MU.
Wahai ALLAH, jikalau rejekiku masih diatas langit, maka turunkanlah – Dan jikalau ada didalam bumi maka keluarkanlah – dan jikalau sukar maka mudahkanlah – dan jika haram maka sucikanlah – dan jikalau masih jauh maka dekatkanlah dengan berkat waktu Dhuha, keagungan, keindahan, kekuatan dan kekuasaan-MU.

Limpahkanlah kepada kami segala yang telah Engkau limpahkan kepada hamba-hambamu yang shaleh.
Sumber: https://www.facebook.com/media/set/?set=a.163850573691527.40213.152386444837940&type=3

RAHASIA SURAH AL-FATIHAH



(1) - AL-FATIHAH Baca 14 kali sebelum tidur : Suami dan anak-anak akan mengingati kita selalu

(2) - AL-FATIHAH Baca 41 kali tiup dalam air dan minum serta buat air mandian:Melepas--kan rasa sakit dalaman

(3) - AL-FATIHAH Baca 7 kali dan usap di kepala setiap pagi dan sekali sebelum tidur.Kepada orang berpenyakit mental

(4) - AL-FATIHAH Baca 3 kali tiup dalam segelas air- minum dan baca sambil mengusap kawasan yang rasa sakit.Sakit yang keterlaluan

(5) - AL-FATIHAH Baca 7 kali dan sapu /usap ke atas kepala bayi yang suka menangis pada malam hari atau pada bila-bila masa

(6) - AL-FATIHAH Baca 3 atau 7 kali, gunakan ibu jari dan tekan di langit-langit, (Mulut) kemudian sapu kepada tempat yang sakit ; Luka berdarah, sengat lebah, jari terkepit di pintu

Note : BACALAH DALAM KEADAAN KHUSYUK, TAWAKAL KEPADA ALLAH DAN NIATLAH DENGAN JUJUR, INSYA-ALLAH IANYA MERUPAKAN PENAWAR YANG TERBAIK KEPADA SEMUA

Tulis “ SUBHANALLAH ” Jika Menurut Akhy & Ukhty Percaya Akan besar nya Manfaat Surat Al-Fatihah.

□ SHare / Bagikan InsyaAllah berManfaat juga Untuk Sahabat Lain Nya.

Kamis, 20 Juni 2013

MADURA MENOREHKAN PRESTASI DI DUNIA WISATA DAN BUDAYA

Berkat Kalian, Madura Mampu Berprestasi
Alhamdulillah,,,akhirnya WISATA dan BUDAYA MADURA mampu menorehkan juara di 3 Kategori sekaligus:
>> Juara Umum
>> Juara Favorit
>> Best Categories
__I LOVE MADURA, I LOVE JAWA TIMUR, I LOVE INDONESIA__

Pengumuman Wawancara Akhir Bank Jatim 2013

INI PENGUMUMANNYA BRO,,Q FOTO

Pas acara test :)

mushollah bank jatim basuki rahmat - sby

abis solat dhuha di musollah, jempret2 dehh :)

Diberitahukan kepada rekan-rekan seperjuangan yang sama-sama mengikuti rekrutmen pegawai baru Bank Jatim 2013, bahwa pengumuman peserta yang lolos tahap wawancara akhir akan diumumkan di website http://www.bankjatim.co.id/karir/index/view/162 pada hari SABTU, tgl 29 JUNI 2013
Berharap kita sama-sama lolos ya kawan2 n bisa memberikan kontribusi yang positif untuk Bank Jatim... Aamiin Ya Robb ^_^
Hati-hati penipuan yg mengatas namakan bank jatim yow doeloersss,,poko'e buka website resminya aja, jgn percaya yg lain :)
"Bersama Kami, Berkembang Pasti"
--From Calon Karyawan Baru Bank Jatim MOH. HAIRUL WAHYUDI S.E--

Lokasi ATM Bank Jatim

Daftar Alamat Jaringan ATM Bank Jatim
Lokasi ATM  Alamat
Cabang Utama Surabaya

Kantor Cab. Utama Sby  Jl. Basuki Rahmat 98-104
Univ. Tujuh Belas Agustus Surabaya  Jl. Semolowaru Nomor 45
Kantor Gubernur (Pemprop Jatim)  Jl. Pahlawan nomor 110
Kantor Samsat Surabaya  Jl. Manyar Kertoarjo No. 1
Kantor Pem. Kota Surabaya  Jl. Jimerto No. 1
Kantor Capem. UWK Sby  Jl. Dukuh Kupang Barat 1
Kantor Kas Darmo  Jl. Raya Darmo no 35
Kantor Kas Injoko  Jl. Gayung Kebonsari 56 B
Kantor Cab. Utama (Deposit ATM)  Jl. Basuki Rakhmat 98-104
Kantor Cabang Utama, Sby  Jl. Basuki Rahkmat 98-104
Kantor Cabang Utama, Sby  Jl. Basuki Rahkmat 98-104
K.Kas RSUD B.D.Husada  Komplek RSUD Bhakti Darma Husada
ATM Mobile - Cab. Utama  Jl.Basuki rachmat No.98-104
RSUD Bhakti Darma Husada  Komplek RSUD.BD.Husada
Cabang Pembantu Klampis Ngasem  Ruko Klampis Jaya Kav.25 D
Dinas Kesehatan Kota madya  Jl. Raya Jemursari
Dinas Kesehatan Prop Jatim  Jl. Ahmad Yani
Kantor Diknas Prop Jatim  Jl. Raya Genteng Kali
Hotel Bisanta Surabaya  Jl. Raya Tegalsari
Rumah Sakit AL Surabaya  Jl. A. Yani  ( Komplek RSAL Rumkital )
Kantor Dinas Koperasi Prop.Jatim  Jl. Raya Juanda
K.Dinas Tenaga Kerja,Trans & Kpdk  Jl. Raya Menanggal
ATM Dns Tng Krj Trans & Kpndkkn  Jl. Dukuh Menanggal 124-126
ATM Dns Kop & UMKM  Jl. Raya Juanda
ATM Kementrian Agama  Jl. Ketintang timur
ATM Samsat Surabaya Utara  Jl. Kedung cowek
ATM Capem Pogot (Ked.Cowek)  Jl. Kedung cowek
ATM DPU Bina Marga Injoko  Jl. Gayung kebonsari 167
ATM Samsat Tandes Sby Barat  Jl. Raya tandes no. 1
ATM Dishub BKD Jatim  Jl. Jemur andayani no. 1
ATM Capem Wiyung  Jl. Raya Wiyung C22
ATM RSUD Dr.M.Suwandi  Jl. Tambak rejo no. 45-47
ATM RSUD Jiwa Menur  Jl. Menur No. 120
ATM K.Kas Univ. Muhamadyah  Jl. Sutorejo No. 59
Kantor Cab. Utama Sby (Syariah
Darmo)  Jl. Raya Darmo No. 105-107
ATM KC Utama B Hall  Jl. Basuki Rahkmat 98-104
ATM Diklat Prov  Jl. Balongsari Tama, Tandes
ATM SMKN 1  Jl. SMEA No.4, Surabaya
ATM APS Juanda  Jl. Buncitan Raya kotak pos 1 Sidoarjo
ATM Giant Supermarket  Jl. Rungkut Mapan Utara FE-1, Surabaya
ATM Cabang 2  Jl. A Yani 20
ATM Cabang3  Jl. A Yani 20
ATM RS Mata Undaan  Jl. Undaan Kulon 19
ATM IRNA Bdh RS Dr Soetomo  Jl Dharmawangsa
ATM Tenggilis  Jl. Raya Tenggilis 127
ATM Bungurasih  Jl. Letjen Sutoyo Km Sby 13
ATM KK Pucang  Jl. Pucang Jajar No. 22
ATM KK PGS  Jl. Dupak No. 1 Mall PGS lantai 1
ATM Alfa Expres  Jl. Jarak No. 46-48

Cabang Dr. Soetomo Surabaya
Kantor Cab. Dr. Sutomo Sby  Jl. Mayjend Prof.Dr.Mustopo 6-8
Graha Amarta RSUD Dr.Soetomo  Jl. Airlangga No. 2
RS Haji  Jl. Manyar Kertoadi
STIESIA  Jl. Menur Pumpungan No. 30
Gedung Diaqnestic DR. Soetomo  Jl. Airlangga 1
ATM KK Mulyosari  Jl. Raya Mulyosari No. 272

Cabang Perak Surabaya
 Kantor Cab. Perak Sby  Jl. Perak Timur 262
Kantor Kas Pelindo III Surabaya  Jl.Perak Timur No. 620
ATM Barunawati  Jl. Perak Barat No. 173
ATM Center PT. TPS  Jl. Tanjung Mutiara No.1, Surabaya
  
Cabang HR Muhammad Surabaya
 Komplek TVRI Jawa Timur  Jl. Mayjen Sungkono
K.Cabang HR Muhammad  Jl. HR.Muhammad No.149-A
  
 Cabang Banyuwangi
 Kantor Cab. Banyuwangi  Jl. Diponegoro 7
Kantor Cab. Banyuwangi  Jl. Basuki Rahmat No. 156
Kantor Cabang Pembantu Genteng  Jl. Diponegoro No. 33 Genteng
Kantor Kas Gambiran  Jl. P. Sudirman No. 26 Jajag
Kantor Kas Pemkab Banyuwangi  Jl. A. Yani No. 100
Kantor Kas Rogojampi  Jl. Diponegoro No.34
Kantor Kas Muncar  Jl. Raya Muncar
ATM Mobile - Cab. Banyuwangi  Jl. Basuki Rachmat No.156
ATM KK Pesanggrahan  Jl. Sukarjo No. 51 Banyuwangi
ATM KK Wongsorejo  Jl. Raya Situbondo No. 76 Bajulmati
ATM Kas Panarukan  Jl. Raya Panarukan
  
Cabang Jember
 Kantor Cab. Jember  Jl. A. Yani no. 3A
Kantor Cabang Pembantu Tanggul  Jl. PB. Sudirman No.145
Univ. Jember  Jl. Jawa no. 17
K. Kas RSUD Dr.Subandi  Jl. Dr.Subandi No. 62
Rumah Sakit PTP X  Jl. DR. Wahidin S
Kantor Kas Puger  Jl. Raya Puger ( Pasar)
ATM K.Kas Rambipuji  Ruko Gajah Mada Kav. 8
ATM Kantor Cabang  Jl. A. Yani No. 3A
ATM K.Kas Kalisat  Jl. Diponegoro No. 61
ATM KK Kencong  Jl. Diponegoro 2A, Kencong
ATM KK Ambulu  Jl. Suyitman 61, Ambulu
ATM RS Paru-Paru  Jl. Nusa Indah 28, Jember
  
Cabang Malang
 Kantor Cab. Malang  Jl. Jagung Soeprapto 26-28
Kantor Pem. Kota Malang  Jl. Mojopahit no. 5
RSUD Dr. Syaiful Anwar  Jl. Jagung Suprapto 2
Capem Kepanjen Malang  Jl. Kawi No. 28 Kepanjen
Tugu Malang  Jl. Mojopahit No. 5 Malang
Kantor Capem lawang  Jl. MH. Thamrin No. 17 A
K. Kas Brawijaya  Jl. May Jend.MT.Haryono No. 169
Pendopo Kabupaten  Jl. Merdeka Timur No. 3
K.Kas Karang Ploso  Jl. PB. Sudirman No. 8
ATM SPBU Mayjen Wiyono  Jl. Mayjen Wiyono
ATM  Supermarket MOG  Jl. Kawi  No. 20-26 Malang
ATM Block Office Dispenda  Jl. Mayjen Sungkono Malang
ATM Capem Tumpang  Jl. Raya No. 292 Tumpang
ATM KK Turen  Jl. Panglima Sudirman No. 81A Turen
ATM KK UNIDHA  Jl. Terusan Danau Sentani No. 99
  
Cabang Madiun
 Kantor Cab. Madiun  Jl. Jawa 43
RSUD Dr. Soedono  Jl. Dr. Soetomo No. 59
K.Capem Caruban  Jl. Panglima Sudirman No. 179
K.Kas Kodya Madiun  Komplek Kantor Kodya
Kantor Pemda Kabupaten  Jl. Alun-Alun Utara No. 4
ATM Capem. Dolopo  Jl. Raya Ponorogo Madiun
ATM Kantor Bersama Pemda  Jl. Mayjen Panjaitan
ATM RSUD Caruban  Jl. Ahmad Yani km 2
ATM Mall Sri Ratu/Carefour  Jl. Pahlawan
ATM KK Saradan  Jl. Raya Saradan 05, Ds. Sidorejo
ATM DPRD Kab  Jl. Raya Madiun - Sby (Km 18)
ATM KK Pagotan  Jl. Raya Ponorogo Madiun
KK Pagotan  Jl. Raya Ponorogo Madiun
ATM Capem Goranggareng  Jl. Raya Madiun 86
ATM KK Jiwan  Jl. Raya Solo Jiwan Madiun
ATM UNMER Madiun  Jl. Serayu
ATM RSUD Sogaten  Jl. Campursari 12B
ATM Dinas Kesehatan Kota  Jl. Trunojayo 120
ATM Dinas Pendidikan Kab  Jl. Raya Tiron
  
Cabang Kediri
 Kantor Cab. Kediri  Jl. Brawijaya No. 03 Pakelan
Rumah Sakit Umum Gambiran  Jl. KH. Wahid Hasyim No. 64
Kantor Kas Gurah  Jl. Dr. Wahidin  No. 76
Kantor Kas Pemkab  Jl. Soekarno Hatta No. 1
Kantor Kas Pemkab  Jl. Soekarno Hatta No. 1
ATM KK RS Bhayangkara-Kec.Pagu  Jl. Kombes Pol Dura No. 17 Dandangan
ATM Dinas PU Kediri  Jl. Mahuni No. 100 Pesantren
ATM Perkantoran Bagawanta Kab  Jl. Pamenang No. 18 Sukorejo
ATM Capem Grogol  Jl. Raya Wonoasri No. 38 Sonorejo
ATM Capem Wates  Jl. Tawang No. 150 Tawang
ATM Dns Pendidikan Kab  Jl. Bismo No. 17 Ocanan
ATM Capem Ngadiluwih  Jl. Tamtama No. 18 Purwokerto
ATM K.Kas Pagu  Jl. Joyoboyo No. 91 Sitimerto
ATM Matahari Mall  Jl. Hasanudin, Kediri
ATM Kantor Cabang  Jl. Brawijaya 03, Kediri
ATM KK Rs Gambiran  Jl. Wahid Hasyim 64, Kediri
ATM Udanawu  Jl. Blitar Kediri Km 22
ATM SMKN III  Jl. Kombespol Duriyat No.19 Kediri
ATM Koperasi Mekar  Jl. Mataram No. 180 Kediri
ATM UNP Kediri  Jl. KH Ahmad Dahlan No. 76 Kediri
ATM Kas Ringinrejo  Jl. Raya Ringinrejo
ATM Kas Mrican  Jl. Sersan Bahrun, Mrican
  
Cabang Pamekasan
 Kantor Cab. Pamekasan  Jl. PB. Sudirman 5
ATM Capem Waru  Jl. Raya Waru No. 10 waru
ATM RSUD Pmksn  Jl. Raya Panglegur
ATM Kantor Cabang  Jl. Panglima Sudirman 5
ATM Kantor Cabang  Jl. Panglima Sudirman 5
  
Cabang Bojonegoro
 Kantor Cab. Bojonegoro  Jl. Mastrip 70
Kantor Kas Sumberejo  Jl. Raya Sumberejo No. 312
Pertokoan Gajah Mada  Jl. Gajah Mada
ATM RSI Aisiyah  Jl. Hasyiam Ashari  17
ATM KK. Kalitidu  Jl. Raya Kalitidu 40
ATM IKIP Bojonegoro  Jl. Panglima Polim 46
ATM RSUD  Jl. Dr Wahidin 40
ATM Kantor Cabang  Jl. Mastrip 70
ATM KK Padangan  Jl. Raya Bojonegoro-Ngraho
ATM Kantor Cabang  Jl. Mastrip 70
ATM KK Kedungadem  Jl. Gajah Mada 1 Kedungadem
ATM Pasar Dander  Jl. Raya Bojonegoro Dander, Bojonegoro
ATM SMT Bojonegoro  Jl. A. Yani, Bojonegoro
  
Cabang Lumajang
 Kantor Cab. Lumajang  Jl. Alun-alun Barat 4
RSUD  Dr. Haryono  Jl. Jend. A. Yani No. 281
K.Capem Pasirian  Jl. Raya Pasirian No. 1
ATM Kantor Cabang  Jl. Alun-alun Bata no. 4
ATM K.Kas Yosowilangun  Jl. Mayjend Soekertiyo no. 15
ATM K.Kas Senduro  Jl. Raya Senduro
ATM RS Wijaya Kusuma  Jl. A. Yani no. 149
ATM Indomaret wonorejo  Jl. Raya Wonorejo no. 16
  
Cabang Ngawi
 Kantor Cab. Ngawi  Jl. Yos Sudarso 2
Kantor Kas Pemkab. Ngawi  Jl. Yos Sudarso Ngawi
K. Kas Mantingan  Jl. Jatimulyo No. 50
ATM Kantor Cabang  Jl. Yos Sudarso No. 2  Ngawi
ATM Capem Paron  Jl. Raya Paron No. 49 Kec. Paron Ngawi
ATM RSUD Soeroto  Jl. Dr. Wahidin No. 27 Ngawi
ATM Capem Walikukun  Jl. Walikukun - Ngrambe
ATM Capem Karang jati  Jl. Raya Caruban - Karangjati  Ngawi
ATM KK Geneng  Jl. Raya Geneng No 08 Tambakromo Ngawi
ATM KK Kendal  Jl. Raya Kendal No.13,  Kendal
ATM Dinas Pendidikan  Jl. Ki Mangunsarkoro 29
  
Cabang Jombang
 Kantor Cab. Jombang  Jl. KH. Wakhid Hasyim 36
Pemkab. Jombang  Jl. KH. Wakhid Hasyim no. 137
Capem Mojoagung  Jl. Raya Kauman No. 207
ATM Kantor Cabang  Jl. KH. Wachid Hasyim No. 38
  
Cabang Pamekasan
 Kantor Cab. Kraksaan  Jl. Raya Panglima Besar Sudirman No.285
ATM Capem Maron  Jl. Raya No. 695 Maron
ATM Kantor Cabang  Jl. Raya PB Sudirman No. 144
ATM K.Kas Dringgu  Jl. Raya No. 1 Dringu
  
Cabang Probolinggo
 Kantor Cab. Probolinggo  Jl. Soekarno Hatta 311
Kantor Cab. Probolinggo  Jl. Soekarno Hatta 311
Kantor Kas Pasar Baru  Jl. Panglima Sudirman 22
ATM KK Pasar Baru  Jl. Panglima Sudirman T 34
ATM K.Kas Bayeman  Rest Area Jl. Raya Tongas
ATM Pemkot Prob  Jl. Panglima Sudirman 19
ATM RSUD Dr Moch Saleh  Jl. Kartini  Probolinggo
ATM Capem Leces  Jl. Raya Leces No. 171 A
  
Blitar
 Kantor Cab. Blitar  Jl. HOS Cokroaminoto 36-38
Cabang Pembantu Wlingi  Jl. Urip Sumoharjo No.2
K.Kas RSUD Syuhada Haji  Jl. Lekso Blitar
ATM Capem Srengat  Jl. Mastrip No. 29, Srengat
ATM RS Ngudi Waluyo  Jl. Dr Cipto No. 05, Beru
ATM Sekretaris Pemkot Blitar  Jl. Merdeka no. 105
ATM Cabang  Jl. Hos Cokroaminoto 36 - 38
ATM Kas Kademangan  Jl. Trisula 14, Kec Kademangan
  
Tulung agung
 Kantor Cab. Tulungagung  Jl. I G. Ngurah Rai No. 1
Kantor Capem Ngunut  Jl. Adil No.1
K.Kas RSUD Dr.Iskak  Jl. Dr. Wahidin S
ATM Kantor Cabang  Jl. I G Ngurah Rai No. 1
ATM Pemkab  Jl. A. Yani Timur No 37
ATM Pemkab  Jl. A. Yani Timur No. 37
ATM KK Kauman  Jl. Semeru No.26 Kauman, Tulungagung
ATM Capem Bandung  Jl. Panglima Sudirman No.8, Tulungagung
ATM Kampus Akbid  Jl. Tulungagung - Blitar Km 4
ATM Pemda  Jl. Kabupaten No. 107
ATM Pengadilan Agama  Jl. Ir. Soekarno - Hatta 117
  
Cabang Tuban
 Kantor Cab. Tuban  Jl. Basuki Rakhmad 13
Kantor Kas Jatirogo  Jl. Raya Timur 56
ATM Kantor Cabang  Jl. Basuki Rachmad no. 13
ATM KK. Ponpes Langitan  Jl. Raya Tuban - babat
ATM Unirow  Jl. Raya manunggal no. 61
ATM Capem Rengel  Jl. Raya timur 114
ATM Capem Kerek  Jl. Raya Kerek - Montong No. 1
ATM Dispenda  Jl. Teuku Umar 3
ATM  Jatirogo  Jl. Raya Timur No. 78
ATM RSUD Koesma  Jl. Dr Wahidin Sudiro Husodo 800
  
Cabang Mokokerto
 Kantor Cab. Mojokerto  Jl. A. Yani 20
K. Capem Mojosari  Jl. Brawijaya No. 75
Stikes Mojokerto  Jl. Raya Jabon No. 86
K. Cabang  Jl. Ahmad Yani No. 20
ATM Capem Jayanegara  Jl. Jayanegara 17 Ruko Puri Mojopahit kav VI
ATM Pemkot Mojokerto  Jl. Gajah Mada 145
ATM K.Kas Ngoro  Ruko kavling A-10
ATM Kas Pacet  Jl. Kartini 45
ATM Kas Sooko  Jl. Raya Brangkal 258, Sooko
ATM Cabang 2  Jl. Gatot Subroto No 8
  
Cabang Sumenep
 Kantor Cab. Sumenep  Jl. Trunojoyo 49
Pragaan, Sumenep  Jl. Raya Preduan,
ATM RSUD Moh.Anwar  Jl. Dr. Cipto 42
ATM Cab. Sumenep  Jl. Trunojoyo No. 49
ATM Kemenag  Jl. KH Agus Salim 286
  
Cabang Sampang
 Kantor Cab. Sampang  Jl. Wakhid Hasyim no. 69
ATM Kec. Omben  Jl. Raya Omben
ATM K.Kas Ketapang  Jl. Raya Ketapang
ATM Kant. Cabang  Jl. KH. Wahid Hasyim 111
ATM Kantor Cabang  Jl. KH. Wahid Hasyim 111
ATM Kec. Camplong  Jl. Raya Camplong
ATM Kec. Torjun  Jl. Raya Torjun
ATM RSUD Kab. Sampang  Jl. Rajawali 10
Kantor Kas Banyuates  Jl. Raya Banyuates
ATM Sreseh  Jl. Raya Sreseh, Kec. Sreseh
ATM Samsat Sampang  Jl. Sjamsul Arifin, Sampang
  
Cabang Bangkalan
 Kantor Cab. Bangkalan  Jl. KH. Kholil 38
ATM K.Kas Kwanyar  Jl. Raya sunan cendana kwuanyar
ATM PP.Akbid Ngudihusada  Jl. RE martadinata
ATM K.Kas Blega  Jl. Raya Blega no.12
ATM K.Kas Tanjung Bumi  Jl. Raya Paseseh, Tanjung Bumi
  
Cabang Pasuruan
 Kantor Cab. Pasuruan  Jl. Pahlawan No. 18
RSUD Bangil  Jl. Raya Pasuruan
K. Kas. RSUD.Kodya Pasuruan  Jl. Dr.Wahidin Sudirihusodo 1-2
K. Capem Pandaan  Jl. Kasri 233
K. Kas RSUD Pemkot  Jl. Dr. Wahidin S  No. 1-4
ATM K.Kas Purwosari  Jl. Raya Malang-Surabaya No. 75A
ATM Capem Bangil  Ruko "Patimura Indah" Jl. Patimura No. 442
ATM Kantor Cabang  Jl. Pahlawan No. 18
ATM Media Alfa  Jl. Hayam Wuruk No. 21
ATM KK Nongkojajar  Ruko Blok D No 04 Ps Wonosari, Tutur
ATM Hotel Surya Prigen  Jl. Taman Wisata Prigen, Prigen
ATM Ngopak (Indomaret)  Jl. Raya Ngopak 61, Ngopak
ATM Diklat Bank Jatim  Jl. Raya Ngemplak 2B, Prigen
ATM PIER  Jl. Raya Raci Bangil
ATM Taman Dayu  Jl. Ry Surabaya Malang Km 48 Pandaan
ATM K. Kas Kejapanan  Jl. Ry Meli'an Kejapanan, Ruko Japanan TC
ATM Giant Mall  Jl. Wachid Hasym
ATM Kas Nguling  Jl. Raya Nguling 95
  
Cabang Nganjuk
 Kantor Pemkab. Nganjuk  Jl. Basuki Rahmat No. 1
Kantor Cab. Nganjuk  Jl. Gatot Subroto No.8
Kantor Capem.Kertosono  Jl. Achmad Yani No. 23
RSUD. Kabupaten  Jl. Dr. Soetomo No. 1
ATM Capem Tanjunganom  Jl. A.Yani No.29
ATM RSUD Kertosono  Jl. Supriyadi No. 29
ATM Capem Brebek  Jl. Mayjend Supeno No. 107-109
ATM Diva Mart  Jl. Raya Kedondong
  
Cabang Trenggalek
 Kantor Cab. Trenggalek  Jl. P. Sudirman No. 145
ATM K.Kas Kampak  Jl. Raya Kampak
ATM Kec. Tugu  Jl. Raya Trenggalek-Ponorogo
ATM Capem. Watulimo  Jl. Raya Pantai Prigi Ds.Tasikmadu
ATM K.Kas Durenan  Jl. Raya Trenggalek -Tulungagung km 15
ATM RSUD  Jl. Dr. Soedomo No. 02
ATM Kantor Cabang  Jl. Panglima Sudirman No. 145
ATM K. Kas Pemda  Jl. Kanjeng Jimat
ATM Gandusari  Jl. Raya Gandusari
  
Cabang Ponorogo
 Kantor Cab. Ponorogo  Jl. Diponegoro No. 42-44
K.Capem Sumoroto  Jl. Raya Sumoroto No. 5
K.Kas Pemkab  Jl. Alun-Alun No. 3
ATM RSUD Ponorogo  Jl. Bathoro Katong no.73 A
ATM Capem Jetis  Jl. Sumowati 18, Jetis, Ponorogo
ATM KK Pulung  Jl. Raya Pulung 12, Ponorogo
ATM Kec. Jetis  Ds. Kupang, Kec Jetis
Cabang Pacitan

Kantor Cab. Pacitan  Jl. A. Yani No. 47
Kantor Kas  Ngadirejo  Ds.Wiyoro Kec.Ngadirejo
ATM K.Kas Pemda. Pacitan  Jl. Jaksa Agung Suprapto No. 8
ATM K.Kas Kec. Arjosari  Dsn Krajan Wetan-Arjosari
ATM K.Kas Kec. Punung  Dsn Kebon-Punung
ATM Cab. Pacitan  Jl. A. Yani No. 82
ATM RSUD Dr Haryono S  Jl. Raya Ponorogo-Pacitan
ATM Capem Panggul  Jl. Raya Panggul
ATM RSUD  Jl. A.Yani 51, Pacitan
ATM Tulakan  Jl. Raya Tulakan-Lorog Pacitan
  
Cabang Gresik
Kantor Cab. Gresik  Jl. Dr. Sutomo 181
RSUD Kabupaten Gresik  Jl. Wahidin Sudiro Husodo No. 243 B
K. Kas Driyorejo  Jl. Raya Cangkir 103 ek Karesidenan
Payment Point Pemkab  Jl. Gajah Mada
K.Kas Cerme  Jl. Raya Cerme Lor
Kantor Cabang Pembantu Sidayu  Jl. Pahlawan No. 5
ATM PP Darutaqwa Suci  Jl. Kyai Syafii 47
ATM K.Kas Menganti  Jl. Karang turi 728
ATM Kantor Cabang  Jl. Soetomo 181
ATM Kantor Cabang  Jl. Soetomo 181
ATM K.Kas Balongpanggang  Jl. Raya balongpanggang
ATM Kec. Manyar  Jl. Suko mulyo 18
  
Cabang Sidoarjo
Kantor Cab. Sidoarjo  Jl. A. Yani 29
Kantor Cab. Sidoarjo  Jl. A. Yani 29
RSUD Sidoarjo  Jl. Mojopahit No. 667
RSUD.Kabupaten Sidoarjo  Jl. Mojopahid No. 557
ATM Capem. Taman  Jl. Kalijaten Ruko Sepanjang B-1
ATM Capem. Krian  Jl. Imam Bonjol 28
ATM Capem. Waru  Jl. Raya tropodo 110
ATM Capem. Tulangan  Jl. Raya kenongo
ATM Capem. Puspa Agro  Jl. Sawunggaliung 177-183
ATM K.Kas Pemda  Jl. Gubernur Suryo No. 1
ATM Mall Sun City  Jl. Raya geluran taman
ATM Kas DPPKA  Jl. Pahlawan 56, Sidoarjo
ATM Kec Prambon  Jl. Diponegoro 120, Prambon
ATM Kec Jabon  Jl. Majapahit 1, Jabon
  
Cabang Lamongan
 Kantor Cab. Lamongan  Jl. Jend. Sudirman 72
Wisata Bahari  Jl. Raya Paciran
K.Kas RSUD Ngimbang  Jl. Raya Babat-Kabuh
K. Capem Brondong  Jl. Raya Dandeles
K.Payemnt Point Stikes  Jl. Raya Lamongan-babat Km. 15
Pemkab. Lamongan  Jl. PB. Sudirman
RSUD. Soegiri  Jl. Dr Soegiri
ATM K.Kas Sekaran  Jl. Raya sekaran
ATM Capem Karanggeneng  Jl. Raya karanggeneng no. 68
ATM Capem Sugio  Jl. Raya sugio No. 58
  
Cabang Situbondo
 Kantor Cab. Situbondo  Jl. Madura no. 136
Kantor Kas Asembagus  Jl. Raya Asembagus No.1
Kantor Cabang  Jl. Madura No. 136
K. Capem Besuki  Jl.PB. Sudirman No. 7
ATM Pemda Situbondo  Jl. PB Sudirman No. 01
ATM RSUD Abdoer Rahem  Jl. Anggrek No. 68
ATM BJ Syariah Ponpes Salafiyah  PP Salafiyah Safi'iyah Ds Sukorejo Banyuputih
   
Cabang Bondowoso
 Kantor Cab. Bondowoso  Jl. Letnan Karsono No.1
ATM K.Kas Pemda. DPPKA  Jl. Letjen Suprapto no.68
ATM K.Kas RSUD Dr.Koesnadi  Jl. Piere Tendean no.3
ATM K.Kas Pem.Kab  Jl. Amir Kusman no.2
ATM KK Maesan  Jl. Raya Maesan No.1
ATM KK Wonosari  Jl. Raya Wonosari No.231
ATM K. Cabang Bondowoso  Jl. Letnan Karsono No.1 Bondowoso
  
Cabang Magetan
 RSUD Dr. Sayidiman  Jl. Pahlawan
Bank Jatim Sarangan  Jl. Raya Sarangan
ATM KK Maospati  Jl. Raya Maospati No. 49 Magetan
ATM Capem Plaosan  Jl. Raya Plaosan-Sarangan, Plaosan
  
Cabang Jakarta
Kantor Cab. Jakarta  Jl. P. Sudirman 86
K.Capem Monginsidi Jakarta  Jl. Wolter Monginsidi No.61 B
ATM Mangga Dua  M Mangga Dua No RM/4 Kec Sawah Besar Jkt Pst
  
Cabang Batu
Kantor Cab. Batu  Jl. Diponegoro No. 18
Kantor Pemerintah Kodya  Jl. PB. Sudirman No. 98 Batu
  
Cabang Bawean
K. Cabang  Jl. Kawedanan No. 3 Sangkapura
ATM K.Kas Tambak  Jl. Raya Tambak
ATM Cab. Bawean  Jl. Kawedanan No. 3 Bawean
  
Cabang Pare
Kantor Cab. Pare  Jl. Kusuma Bangsa No. 6 Pare
ATM RSUD Pare  Jl. PK Bangsa 01
ATM K.Kas Kandangan  Jl. Jombang 725
ATM KK Kepung  Jl. Harinjing, Kec Kepung
ATM RS Amelia  Jl. Pahlawan 25 A, Pare
  

Rabu, 12 Juni 2013

Smoga Menjadi Bagian dari Bank Jatim "I Love Bank Jatim"

Hari ini adalah pengumuman rekrutmen PT. Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur yang lebih dikenal dengan nama "Bank Jatim". Aku berharap banget untuk dapat bekerja di Bank ini, smoga q bisa lolos smua tahapan dan ttd kontrak dengan Bank Jatim.
HELP ME YA ALLAH ^_^

Always in my heart

Semuanya...... Do'akan Q lolos ya.............. Ibu, Alm. Ayah, Nenek, Alm. Kakek, seluruh family, sahabat, kerabat, handai tolan, blogger, facebooker, sahabat twitter,, pihak Bank Jatim,,, pokoknya semua da...... do'akan Q lolos yah..... ^_^ :D Aamiin Ya Robb......

Ku Pinang Kau dengan APEN PARSANGA "Makanan khas Desaku"


APEN PARSANGA

PARSANGA NEKO DISA
LAMBA' MOLA KALONTA
BANYNYA' RENG JUWAL APENNA
BUNTER POTE KENTHEL GULENA
O...APEN PARSANGA

TOR BADHA SARABINA
JUGAN APEN TELLORRA


SAJAN LEMMA' MANIS RASSANA
O...APEN PARSANGA

REFF..
NGERENG TARETAN SADAJA
RASSA'AGI APEN PARSANGA
BADDHA TAKER DAUN SE BARSE
BANYNYA' ONGGU RENG ORENG SE MELLE

NYAMAN TADHA' BANDHINGANNA
PON EKENNAL DHA'AARAN CE' SAENA
TORE' NEKA' APEN PARSANGA
*yang punya MP3 / Vidio lagu ini bagi2 donk.... ^_^

Senin, 10 Juni 2013

"Aku dan Kampusku" Universitas Trunojoyo Madura




 



















Universitas Trunojoyo Madura (UTM) merupakan kelanjutan dari atau perubahan Universitas Bangkalan Madura (UNIBANG) berstatus Perguruan Tinggi Swasta (PTS) yang didirikan oleh Yayasan Pendidikan Kyai Lemah Dhuwur MKGR Bangkalan pada tahun 1981,UNIBANG mempunyai tiga fakultas yang antara lain : Fakultas Hukum dengan Jurusan Ilmu Hukum, Fakultas Ekonomi dengan Jurusan Manajemen dan Fakultas Teknik dengan Jurusan Budidaya Teknik. Upaya mendirikan Unibang saat itu dilandasi untuk meningkatkan dan menampung Sumber Daya Manusia (SDM) secara khusus di Madura yang relatif rendah dan apabila melanjutkan kuliah selalu ke luar Madura. Oleh karena itu usaha-usaha kearah perbaikan baik soft ware maupun hard ware terus dilakukan. Puncaknya terjadi pada saat ditetapkannya penegerian yaitu perubahan status dari PTS (Unibang) menjadi UTM (PTN).
Peresmian UTM menjadi Universitas Perguruan Tinggi Negeri ini diresmikan oleh Bapak Presiden Abdul Rahman Wahid pada tanggal 23 Juli 2001 dan berdasarkan Surat Keputusan Presiden Republik Indonesia (Keppres) Nomer : 85 Tahun 2001, tertanggal 5 juli 2001. Dan Peresmiannya berlangsung pada tanggal 23 Juli 2001. Pada saat  itulah  beliau memberikan sambutan yang mana  mengatakan bahwa salah satu keinginan dan cita-cita dari masyarakat madura ini telah tercapai yaitu masyarakat madura mengharapkan khususnya dipulau garam ini ada salah satu Perguruan Tinggi Negeri, karena apa? karena pada dasarnya banyak sekali para calon mahasiswa yang setelah lulus dari bangku sekolah tingkat atas (SMA) meneruskan kuliahnya di luar pulau madura. Dengan melihat kenyataan yang ada inilah maka pada  tanggal 23 juli 2001 Presiden memutuskan bahwa PTN yang ada dipulau madura harus berkembang dan bisa bersaing dengan Perguruan Tinggi Negeri ataupun Swasta yang mana telah berdiri dahulu dan memberikan mutu serta kwalitas pelayanan pendidikan bagi para calon mahasiswa. Presiden mengharapkan dengan adanya PTN di Pulau Madura inilah para Calon Mahasiswa yang akan menuntut ilmu tidak perlu jauh-jauh ke luar pulau. Jika melihat Jembatan Suramadu merupakan akses dimana dapat mempermudah para calon mahasiswa yang dapat dengan mudah kuliah di luar pulau Madura
Universitas Trunojoyo Madura (UTM) memiliki pandangan  bahwa kampusnya adalah tempat pembentukan dan peningkatan kehidupan melalui program outreach dan community development. Dengan program pengembangan di dalam kampus, mahasiswa difasilitasi untuk bertumbuh menjadi manusia dewasa yang matang secara  iman, karakter, keterampilan dan intelektual. Mendidik bukan hanya bertujuan mengisi otak dengan berbagai pengetahuan tetapi untuk membentuk seseorang yang mempunyai kepribadian yang utuh dan mampu membangun kehidupan yang lebih baik. Hal itu tercermin dalam semangat NON SCHOLAE VITAE DISCIMUS (Kita Belajar bukan demi ilmu pengetahuan belaka, melainkan demi kehidupan) dimana mahasiswa didorong tidak hanya mengejar ijazah semata, namun lebih baik dari pada itu, mereka juga belajar mengembangkan kehidupan pribadi serta kehidupan masyarakat luas.


Kamis, 06 Juni 2013

BUDAYA OJHUNG DI KABUPATEN SUMENEP


Sumenep - Budaya Ojung atau olahraga mengadu kekebalan tubuh serta kelihaian dalam memukul menggunakan rotan terhadap lawan di Kabupaten Sumenep, Madura nyaris punah.

Untuk melestarikannya kembali, tradisi Ojung digelar di Desa Juruan Laok, Kecamatan Batuputih, Sumenep atau berjarak 24 km dari kota. Bahkan, di desa lainnya, seperti Desa Batuputih Laok, kecamatan Batuputih dan di wilayah Kecamatan Ambunten juga digelar.

Konon, tradisi Ojung tempo dulu sering digelar saat selamatan desa, tolak balak atau sedang mendapat kegembiraan bersama disuatu wilayah. Sehingga mereka berkumpul dan mengadu kekuatan tubuh.

Tak semua orang bisa ikut serta menjadi pemain dalam tradisi Ojung ini, selain harus berani dan bertubuh kebal, juga kekuatan memukul dengan rotan serta seni menghindari dari pukulan lawan menjadi tolak ukur peserta Ojung.

Jika tidak, maka pukulan rotan yang disediakan khusus oleh panitia bakal melukai kulit pemain.

Memang seringkali terjadi bagi pemain pemula, pukulan rotan berukuran besar yang menyasar di lengan dan tubuh belakang dan samping melukai kulit dengan darah segar mengalir.

Tetapi, bagi mereka yang sudah biasa bermain Ojung, bekas pukulan rotan tak terlihat. Ini biasanya dinilai yang paling jago dan mendapat tepuk tangan meriah oleh penonton.

Sebenarnya tidak ada penilaian pemenang atau pun siapa yang kalah dari panitia. Namun, bila lebih banyak menerima pukulan apalagi rotan yang dipegangnya lepas dari tangan dianggap kalah oleh penonton.

Adu kekuatan fisik dan kekebalan dalam tradisi Ojung ini berlangsung 5 sampai 7 menit. Bagi yang punya kemampuan lebih, bisa saja hingga dua kali tanding. Itu pun jika yang bersangkutan masih sanggup melanjutkan.

Selama permainan, ada dua orang yang mengatur jalannya Ojung tersebut. Dia disebut Peputo (Wasit). Perannya, selain menjaga permainan tetap profesional dan sportif, juga menjaga pihak penonton atau kerabatnya ikut memukul pemain bila dianggap kalah.

Sebab, para pemain Ojung ini juga mempertaruhkan nama baik dan ingin menunjukkan kemampuannya di depan khalayak. Tak ayal, jika mereka itu ada yang menggunakan azimat dan minyak kebal tubuh.

Untuk mencari lawan tidaklah sulit, di arena gelanggang 10x10 meter itu setiap penonton dipersilahkan untuk mencari lawan sebanding, terutama tinggi dan umur. Bila sepakat bertanding, maka yang bersangkutan dipersilahkan melepas baju.

Bagian kepala diberi penutup dan sebagian lengan kiri diberi kain sebagai alat menahan pukulan lawan. Rotan berukuran besar sepanjang 1 meter sebagai alat memukul.

Selama pertandingan, musik tradisional yang disebut Okol dan kidungan Madura menambah semarak tradisi Ojung tersebut. Musik yang jarang dijumpai di daerah lain ini terdiri dari 3 buah Dung-Dung (akar pohon siwalan) yang dilubangi ditengahnya sehingga bunyinya seperti bas, dan kerca serta satu alat musik kleningan sebagai pengatur lagu.

Salah seorang panitia tradisi Ojung, Hosen (35), warga Desa Tengedan, Batuputih Sumenep, mengatakan, tradisi Ojung sengaja digelar karena sudah nyaris punah.

"Tradisi Ojung ini warisan leluhur nenek moyang disini," terang Hosen, pada detiksurabaya.com di arena pertandingan, Desa Juruan Laok, Kecamatan Batuputih, Sumenep, Minggu (21/2/2010).

Tradisi Ojung, kata dia, sebanarnya sangat sakral bagi warga, terutama pada saat selamatan desa tempo dul. Sehingga hampir dari berbagai desa ada yang ikut serta bermain Ojung, terutama warga Desa Batuputih Daya, Juruan Daya, Juruan Laok, serta Desa Kolpo, Kecamatan Batang-Batang.

PAWAI BUDAYA SUMENEP 2012


Berbagai potensi yang luar biasa di Kabupaten Sumenep, tidak hanya sumber daya alam (SDA), tapi juga di bidang seni budaya. Hal ini sangat logis, mengingat sejarah Kabupaten Sumenep masa kini adalah hasil pergulatan masa lampau yang begitu kaya tradisi dan masa modern yang begitu dinamis.
Bupati Sumenep, Drs. KH. A. Busyro Karim, M.Si saat memberikan sambutan Supati Sumenep pada acara “Pawai Budaya Hari Jadi Ke 743 Kabupaten Sumenep” di depan Mesjid Agung Sumenep, Rabu (31/10).

Dikatakan, sejarah Sumenep adalah sejarah kerajaan. pada masa ini tumbuh dengan subur berbagai interaksi maha karya yang mencitrakan hubungan dinamis antara rakyat dengan pemimpin serta pemimpin dan Sang Maha Kuasa.

“Itulah sebabnya, berbagai seni dan budaya keraton hingga saat ini masih terus langgeng tak pudar ditempa zaman,”ujarnya.

Dijelaskan, keragaman budaya itu menjadikan Sumenep sebagai bagian dari sejarah nusantara, yang masyarakatnya memiliki corak dan karakteristik santun, ramah, penuh kekeluargaan dan halus. Karena itu, identitas yang dibanggakan sebagai warisan terbesar nenek moyang kita untuk dilestarikan di masa mendatang.

Bupati juga berharap, pawai budaya yang digelar saat ini, terus dikembangkan dan diagendakan semakin meriah agar menjadi ikon pertunjukan Budaya Kabupaten Sumenep.
Bahkan mungkin bisa melebihi festiwal atau pawai budaya yang ada di daerah lainnya. Sebab, manfaatnya, bukan saja sebagai identitas daerah tetapi juga sebagai sarana promosi dan investasi daerah.

Sementara Kepala Disbudparpora Kabupaten Sumenep, Drs. Bambang Irianto, M.Si menjelaskan kegiatan pawai budaya dalam rangka Hari Jadi Kabupaten Sumenep ke 743 ini lebih banyak menampilkan budaya lokal, sehingga semakin terasa menjadi milik masyarakat Sumenep.
“Bahkan juga ada prosesi Arya Wiraraja, yang diperkenalkan kepada masyarakat, yakni menyerahkan “tataka kepada Bupati Sumenep, sebagai simbol untuk melanjutkan kepemimpinan Sumenep,“ujarnya.

Disamping itu berbagai kegiatan yang ditampilkan juga drumband IPDN untuk semakin meberikan semangat bagi masyarakat Sumenep. Sedangkan pada malam harinya dilaksanakan kegiatan Semalam Di Kraton Sumenep dengan penampilan berbagai kesenian dan pakaian khas Madura.

Rabu, 05 Juni 2013

Sumenep Kotaku



     Jaman dahulu diperintah oleh seorang Raja. Ada 35 Raja yang telah memimpin kerajaan Sumenep. Dan, sekarang ini telah dipimpin oleh seorang Bupati. Ada 14 Bupati yang memerintah Kabupaten Sumenep.
Mengingat sangat keringnya informasi/data yang otentik seperti prasati, pararaton, dan sebagainya mengenai Raja Sumenep maka tidak seluruh Raja-Raja tersebut kami ekspose satu persatu, kecuali hanya Raja-Raja yang menonjol saja popularitasnya.
Pendekatan yang kami gunakan dalam penulisan ini adalah pendekatan historis dan kultural, selain itu kami gunakan juga pendekatan ekonomis, psikologis dan edukatif.
 
     Arya Wiraja dilatik sebagai Adipati pertama Sumenep pada tanggal 31 Oktober 1269, yang sekaligus bertepatan dengan hari jadi Kabupaten Sumenep. Selama dipimpin oleh Arya Wiraja, banyak kemajuan yang dialami kerajaan Sumenep. Pria yang berasal dari desa Nangka Jawa Timur ini memiliki pribadi dan kecakapan/kemampuan yang baik. Arya Wiraja secara umum dikenal sebagai seorang pakar dalam ilmu penasehat/pengatur strategi, analisanya cukup tajam dan terarah sehingga banyak yang mengira Arya Wiraja adalah seorang dukun.
Adapun jasa-jasa Arya Wiraja :
- Mendirikan Majapahit b ersama dengan Raden Wijaya.
- Menghancurkan tentara Cina/tartar serta mengusirnya dari tanah Jawa.
    Dalam usia 35 Tahun, karier Arya Wiraja cepat menanjak. Mulai jabatan Demang Kerajaan Singosari kemudian dipromosikan oleh Kartanegara Raja Singosari menjadi Adipati Kerajaan Sumenep, kemudian dipromosikan oleh Raden Wijaya menjadi Rakyan Menteri di Kerajaan Majapahit dan bertugas di Lumajang. Setelah Arya Wiraja meninggalkan Sumenep, kerajaan di ujung timur Madura itu mengalami kemunduran. kekuasaan diserahkan kepada saudaranya Arya Bangah dan keratonnya pindah dari Batuputih ke Banasare di wilayah Sumenep juga. Selanjutnya diganti oleh anaknya, yang bernama Arya Danurwendo, yang keratonnya pindah ke Desa Tanjung. Dan selanjutnya diganti oleh anaknya, yang bernama Arya asparati. Diganti pula oleh anaknya bernama Panembahan Djoharsari. Selanjutnya kekuasaan dipindahkan kepada anaknya bernama Panembahan Mandaraja, yang mempunyai 2 anak bernama Pangeran Bukabu yang kemudian menganti ayahnya dan pindah ke Keratonnya di Bukabu (Kecamatan Ambunten). Selanjutnya diganti oleh adiknya bernama Pangeran Baragung yang kemudian pindah ke Desa Baragung (Kecamatan Guluk-guluk).  
      Pangeran Jokotole menjadi raja Sumenep yang ke 13 selama 45 tahun (1415-1460). Jokotole da adiknya bernama Jokowedi lahir dari Raden Ayu Potre Koneng, cicit dari Pangeran Bukabu sebagai hasil dari perkawinan bathin (melalui mimpi) dengan Adipoday (Raja Sumenep ke 12). Karena hasil dari perkawinan Bathin itulah, maka banyak orang yang tidak percaya. Dan akhirnya, seolah-olah terkesan sebagai kehamilan diluar nikah. Akhirnya menimbulkan kemarahan kedua orang tuanya, sampai akan dihukum mati. Sejak kehamilannya, banyak terjadi hal-hal yang aneh dan diluar dugaan. Karena takut kepada orang tuanya maka kelahiran bayi RA Potre Koneng langsung diletakkan di hutan oleh dayangya. Dan, ditemukan oleh Empu Kelleng yang kemudian disusui oleh kerbau miliknya.
      Peristiwa kelahiran Jokotole, terulang lagi oleh adiknya yaitu Jokowedi. Kesaktian Jokotole mulai terlihat pada usia 6 tahun lebih, seperti membuat alat-alat perkakas dengan tanpa bantuan dari alat apapun hanya dari badanya sendiri, yang hasilnya lebih bagus ketimbang ayah angkatnya sendiri. Lewat kesaktiannya itulah maka ia membantu para pekerja pandai besi yang kelelahan dan sakit akibat kepanasan termasuk ayah angkatnya dalam pengelasan membuat pintu gerbang raksasa atas pehendak Brawijaya VII. Dengan cara membakar dirinya dan kemudian menjadi arang itulah kemudian lewat pusarnya keluar cairan putih. Cairan putih tersebut untuk keperluan pengelasan pintu raksasa. Dan, akhirnya ia diberi hadiah emas dan uang logam seberat badannya. Akhirnya ia mengabdi di kerajaan Majapahit untuk beberapa lama.
      Banyak kesuksessan yang ia raih selama mengadi di kerajaan Majapahit tersebut yang sekaligus menjadi mantu dari Patih Muda Majapahit. Setibanya dari Sumenep ia bersama istrinya bernama Dewi Ratnadi bersua ke Keraton yang akhirnya bertemu dengan ibunya RA Potre Koneng dan kemudian dilantik menjadi Raja Sumenep dengan Gelar Pangeran Secodiningrat III. Saat menjadi raja ia terlibat pertempuran besar melawan raja dari Bali yaitu Dampo Awang, yang akhirnya dimenangkan oleh Raja Jokotole dengan kesaktiannya menghancurkan kesaktiannya Dampo Awang. Dan kemudian kekuasaannya berakhir pada tahun 1460 dan kemudian digantikan oleh Arya Wigananda putra pertama dari Jokotole.
 
>>RADEN AYU TIRTONEGORO DAN BINDARA SAOD
      Raden Ayu Tirtonegoro merupakan satu-satunya pemimpin wanita dalam sejarah kerajaan Sumenep sebagai Kepala Pemerintahan yang ke 30. Menurut hikayat RA Tirtonegoro pada suatu malam bermimipi supaya Ratu kawin dengan Bindara Saod. Setelah Bindara Saod dipanggil, diceritakanlah mimpi itu. Setelah ada kata sepakat perkawinan dilaksanakan, Bindara Saodmenjadi suami Ratu dengan gelar Tumenggung Tirtonegoro.
      Terjadi peristiwa tragis pama masa pemerintahan Ratu Tirtonegoro. Raden Purwonegoro Patih Kerajaan Sumenep waktu mencintai Ratu Tirtonegoro, sehingga sangat membenci Bindara Saod, bahkan merencanakan membunuhnya. Raden Purwonegoro datang ke keraton lalu mengayunkan pedang namun tidak mengenai sasaran dan pedang tertancap dalam ke tiang pendopo. Malah sebaliknya Raden Purwonegoro tewas di tangan Manteri Sawunggaling dan Kyai Sanggatarona. Seperti diketahui bahwa Ratu Tirtonegoro dan Purwonegoro sama-sama keturunan Tumenggung Yudonegoro Raja Sumenep ke 23. Akibatnya keluarga kerajaan Sumenep menjadi dua golongan yang berpihak pada Ratu Tirtonegoro diperbolehkan tetap tinggal di Sumenep dan diwajibkan merubah gelarnya dengan sebutan Kyai serta berjanji untuk tidak akan menentang Bindara Saod sampai tujuh turunan. Sedang golongan yang tidak setuju pada ketentuan tersebut dianjurkan meninggalkan kerajaan Sumenep dan kembali ke Pamekasan, Sampang atau Bangkalan.
 
     Bandara Saod dengan isterinya yang pertama di Batu Ampar mempunyai 2 orang anak. Pada saat kedua anak Bindara Saod itu datang ke keraton memenuhi panggilan Ratu Tirtonegoro, anak yang kedua yang bernama Somala terlebih dahulu dalam menyungkem kepada Ratu sedangkan kakaknya mendahulukan menyungkem kepada ayahnya (Bindara Saod). Saat itu pula keluar wasiat Sang Ratu yang dicatat oleh sektretaris kerajaan. Isi wasiat menyatakan bahwa di kelak kemudian hari apabila Bindara Saod meninggal maka yang diperkenankan untuk mengganti menjadi Raja Sumenep adalah Somala. Setelah Bindara Saod meninggal 8 hari kemudian Ratu Tirtonegoro ikut meninggal tahun 1762, sesuai dengan wasiat Ratu yang menjadi Raja Sumenep adalah Somala dengan gelar Panembahan Notokusumo I. Beberapa peristiwa penting pada zaman pemerintahan Somala antara lain menyerang negeri Blambangan dan berhasil menang sehingga Blambangan dan Panarukan menjadi wilayah kekuasaan Panembangan Notokusumo I. Kemudian beliau membangun keraton Sumenep yang sekarang berfungsi sebagai Pendopo Kabupaten. Selanjutnya beliau membangun Masjid Jamik pada tahuhn 1763, Asta Tinggi (tempat pemakaman Raja-Raja Sumenep dan keluarganya) juga dibangun oleh beliau. 
 >>SULTAN ABDURRACHMAN PAKUNATANINGRAT                
    Sultan Abdurrachman Pakunataningrat bernama asli Notonegoro putra dari Raja Sumenep yaitu Panembahan Notokusumo I. Sultan Abdurrachman Pakunataningrat mendapat gelar Doktor Kesusastraan dari pemerintah Inggris, karena beliau pernah membantu Letnan Gubernur Jendral Raffles untuk menterjemahkan tulisan-tulisan kuno di batu kedalam bahasa Melayu. Beliau memang meguasai berbagai bahasa, seperti bahasa Sansekerta, Bahasa Kawi, dan sebagainya. Dan, juga ilmu pengetahuan dan Agama. Disamping itu pandai membuat senjata Keris. Sultan Abdurrachman Pakunataningrat dikenal sangat bijaksana dan memperhatikan rakyat Sumenep, oleh karena itu ia sangat disegani dan dijunjung tinggi oleh rakyat Sumenep sampai sekarang.

Twitterku